MAKALAH PPN DAN PPNBM PDF

Pasir dan kerikil. Batu bara sebelum diproses menjadi briket batu bara. Bijih timah, bijih besi, bijih emas, bijih tembaga, bijih nikel, bijih perak, dan bijih bauksit. Unsur-unsur yang harus dipenuhi untuk dapat dikenakan PPN adalah: 1. Penyerahan yang dikenakan PPN meliputi: 1. Tetapi untuk mencari nilai tambah tidak semudah diduga, bahkan sulit, karena antara barang yang dibeli tidak harus sama dengan barang yang dijual dan faktor lainnya.

Author:Dashura Gazragore
Country:Peru
Language:English (Spanish)
Genre:Photos
Published (Last):9 January 2012
Pages:446
PDF File Size:1.7 Mb
ePub File Size:20.64 Mb
ISBN:840-7-11478-209-9
Downloads:81244
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Kazidal



Latar Belakang Pajak merupakan kewajiban warga negara yang menunjukan peran serta dari seluruh masyarakat dalam pembiayaan pemerintah untuk menjalankan pemerintahan dan pembangunan. Pajak telah terbukti menjadi sumber utama dalam APBN Indonesia yang dapat digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pembiayaan pengeluaran negara yang bersumber dari pajak menunjukan adanya kemandirian bangsa untuk mencapai cita-cita luhur dalam Undang-Undang Dasar Pajak pada dasarnya merupakan peralihan sebagian kekayaan dari masyarakat kepada negara yang dimungkinkan oleh Undang-Undang Pajak.

Peralihan kekayaan tersebut membuat pajak dipandang dari dua sisi yang berbeda. Bagi masyarakat seringkali pajak dinggap sebagai beban. Di sisi lain bagi pemerintah dan fiskus pajak harus dipungut karena terbukti pajak memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap penerimaan pajak, baik dengan usaha intensifikasi maupun ekstensifikasi pajak.

Kedua jenis pajak ini sangat memberikan kontribusi yang sangat berarti bagi pembangunan negara ini, karena pajak tersebut yang sering atau acapkali kita bayarkan baik secara langsung maupun tidak langsung dikehidupan sehari-hari.

Sebagai warga negara kita tidak hanya sekadar mengetahui secara sepintas tentang PPN dan PPnBm, tetapi juga harus mendalami bagaimana sebenarnya kedua jenis pajak ini serta seluk beluk yang menyangkut hal tersebut. Bagaimana konsep dasar pemungutan PPN dalam objek, tarif dan perhitungannya? Apa fungsi dan persayaratan mengenai faktur pajak? Bagaimana dasar pengenaan PPnBM? Bagaimana penerapan tarif dan pelaporan pada PPnBM?

Tujuan 1. Sebagai tugas kelompok dari Dosen Perpajakan. Dapat menambah wawasan bagi penulis dan pembaca makalah ini. Manfaat 1. Mengetahui konsep dasar pemungutan PPN dalam objek, tarif dan perhitungannya. Memahami tentang Faktur pajak baik itu tentang persyaratan maupun fungsinya. Menjelaskan secara jelas dasar pengenaan PPnBM. Memahami penerapan tarif dan pelaporan pada PPnBM. Hal ini dituangkan dalam UU No 8 tahun PPN Pajak Pertambahan Nilai adalah pajak atas konsumsi barang dan jasa di Daerah Pabean yang dikenakan secara bertingkat di setiap jalur produksi dan distribusi Siti Resmi, Misalnya barang hasil pertambangan atau hasil pengeboran yang diambil langsung dari sumbernya, barang-barang kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan oleh rakyat banyak, makanan dan minuman yang disajikan di hotel, restoran, rumah makan, warung, dan sejenisnya dan uang, emas batangan, dan surat-surat berharga.

Ada juga barang yang merupakan Barang Kena Pajak tetapi PPNnya dibebaskan, misalnya buku pelajaran umum dan buku pelajaran agama dan barang-barang tertentunya. Objek PPN a. Kegiatan membangun sendiri yang dilakukan tidak dalam kegiatan usaha atau pekerjaan oleh orang pribadi atau badan yang hasilnya diigunakan sendiri atau digunakan pihak lain.

Penyerahan aktiva oleh PKP yang menurut tujuan semula aktiva tersebut tidak untuk diperjual belikan sepanjang pajak masukan yang dibayar pada saat perolehan menurut ketentuan dapat dikreditkan. Bukan Objek PPN a. Bukan Subjek Pajak Pengusaha kecil yang batasannya ditetapkan oleh Menteri Keuangan, kecuali pengusaha kecil yang memilih untuk dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak.

Tarif PPN a. Hal ini dapat disebabkan berbagai faktor, misalnya pertimbangan perkembangan perekonomian Indonesia, sehingga tarif PPN bisa diturunkan. Sebaliknya, misalnya jika Pemerintah membutuhkan penerimaan pajak yang besar, sehingga tarif PPN bisa dinaikkan.

Dasar Pengenaan PPN a. Harga Jual Harga Jual adalah nilai berupa uang, termasuk semua biaya yang diminta atau seharusnya diminta oleh penjual karena penyerahan Barang Kena Pajak, tidak termasuk PPN yang dipungut menurut Undang-Undang ini dan potongan harga yang dicantumkan dalam Faktur Pajak.

Nilai Impor Nilai Impor adalah nilai berupa uang yang menjadi dasar penghitungan bea masuk ditambah pungutan berdasarkan ketentuan dalam peraturan perundang-undangan yang mengatur mengenai kepabeanan dan cukai untuk impor Barang Kena Pajak. Nilai Ekspor Nilai Ekspor adalah adalah nilai berupa uang, termasuk semua biaya yang diminta atau seharusnya diminta oleh eksportir. Faktur Pajak 1. Pengertian Menurut Siti Resmi , faktur pajak adalah bukti pungutan pajak yang dibuat oleh PKP yang melakukan penyerahan barang kena pajak atau penyerahan jasa kena pajak.

Faktur pajak merupakan bukti pemungutan pajak dan dapat digunakan sebagai sarana untuk mengkreditkan Pajak Masukan. Oleh karena itu, faktur pajak harus benar, baik secara formal maupun secara materiil.

Faktur pajak wajib dibuat oleh pengusaha kena pajak untuk setiap : a. Saat penyerahan barang kena pajak.

Saat penerimaan pembayaran dalam hal penerimaan pembayaran terjadi sebelum penyerahan Barang Kena Pajak dan atau sebelum penyerahan Jasa Kena Pajak. Saat penerimaan pembayaran termin dalam hal penyerahan sebagian tahap pekerjaan. Persyaratan Faktur Pajak a. Jenis barang atau jasa, jumlah HJ atau penggantian dan potongan harga.

GURCHARAN DAS INDIA UNBOUND PDF

Makalah Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM)

Setiap jenis pajak juga tentu memiliki kriteria atau ciri-ciri khusus. Ciri-ciri ini ibarat karakter agar setiap orang bisa membedakan antara jenis pajak yang satu dan pajak lainnya. Pengetahuan tentang kriteria atau ciri-ciri pajak sangat penting dimiliki terutama bagi Pengusaha Kena Pajak PKP karena untuk bidang usaha biasanya berkaitan dengan banyak jenis pajak. Nah, agar kekeliruan tersebut tidak terjadi pada Anda, berikut pembahasan tentang kriteria atau ciri-ciri lengkap dari kedua jenis pajak tersebut. Pihak yang berkewajiban memungut, menyetor, dan melaporkan PPN ialah penjual atau produsen, tetapi pada akhirnya yang berkewajiban membayar pajak tersebut tetaplah konsumen akhir. PPnBM ini sendiri diberlakukan untuk menciptakan keseimbangan pembebanan pajak, mengendalikan pola konsumsi atas BKP, perlindungan pada produsen kecil, serta mengamankan penerimaan negara.

JADUAL CARUMAN KWSP 2013 PDF

Makalah Pajak Pertambahan Nilai

Jumlah PPN kurang bayar sebesar Rp. Pada PPN, hal yang pertama kali ditekankan adalah objek pajak yang akan dikenakan. Kemudian, subjek pajak yang terkena. Misalnya, barang-barang mewah, kendaraan mewah, dan sebagainya. Yang pertama dikenakan adalah tarif pada tiap-tiap barang tersebut. Kemudian, barulah wajib pajak pengkonsumsi barang tersebut yang dikenai beban pajaknya sehingga wajib pajak tersebut disebut sebagai subjek pajak. Dalam pengenaan pajak terhadap subjek pajak tersebut, terdapat dua kategori.

Related Articles